Entah kenapa sering banget mengcompare keadaan sekarang dengan era 90an...
Sekarang yang jadi topik pembahasan adalah Program TV...
So... Let's begin the comparison....
Di era 90an, program TV cukup mempunyai banyak variasi pilihan. Tidak melulu sinetron ataupun infotainment. Dulu masih banyak acara kuis, baik produksi asli dalam negeri maupun adopsi dari format kuis di luar negeri. Ada Ibu Ani Sumadi yang menjadi ratu kuis Indonesia dengan membuat program2 seperti: Tak Tik Boom, Siapa Dia, Berpacu Dalam Melodi, dll. Kemudian juga masih ada kuis piramida, kata berkait, apa ini apa itu? yang juga meramaikan acara kuis dalam negeri. Tak ketinggalan beberapa kuis adopsi dari luar negeri seperi Famili 100, Who Wants To Be Millionaire, The Price is Right, Roda Keberuntungan dll. Untuk sinetron, jadwal penayangannya juga tidak ada yang stripping, seminggu sekali. Acara komedi juga memberi warna dengan kehadiran acara seperti Lenong Rumpi, Lenong Bocah, Lika Liku Laki Laki, dll. Acara musik juga menjadi acara yang menghibur untuk menghilangkan penat. Tapi yang inget banget tuh setiap jam 7 sama 9 malem semua TV nayangin berita TVRI, Dunia Dalam Berita;)
Kalau di era sekarang, menjamur banget yang namanya sinetron. Baik sinetron berseri maupun sinetron lepas seperti FTV. Sinetron berserinya pun semua stripping setiap hari. Bahkan karena dari rumah produksi yang sama, pemain sinetron hanya itu2 saja dan cuma ditukar saja pasangannya. Alur cerita sinetron Indonesia juga banyak dibilang "meniru" jika tidak "menjiplak" serial dari luar negeri, entah Korea, Taiwan, Jepang, ataupun Amerika. Belum lagi ditambah dengan stasiun TV yang suka menayangkan sinetron dubbing dan klenik. Atau ada juga stasiun TV yang sangat mengandalkan acara komedi berformat sketsa, sampai2 dalam 1 stasiun TV yang sama bisa memiliki lebih dari 4 judul acara sketsa komedi. Sudah sedikit acara kuis, yang juga menjamur adalah infotainment. Bahkan dulu kita bisa menyaksikan inforainment nonstop dari jam 1/2 7 pagi sampai jam 12 siang. Padahal beritanya ya itu lagi itu lagi...
Apakah industri di Indonesia semua memang serba latah??dulu yang stasiun TV berita hanya ada 1, sekarang sudah ada stasiun lain yang berusaha menyaingi. Sebagai TV addict, gue emang nggak punya pilihan lain selain menonton apa yang memang ditayangkan. Oleh sebab itu gue akhirnya jadi ngikutin sinetron, nonton dahsyat atau inbox, dan nonton acara2 TV yang lain...
Semoga program TV di Indonesia semakin bervariasi dan dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri ^_^
Showing posts with label memories. Show all posts
Showing posts with label memories. Show all posts
Thursday, January 22, 2009
Soundtrack Sinetron
Ada yang merhatiin trend soundtrack sinetron akhir-akhir ini???
Hampir semuanya menjadikan lagu-lagu band sebagai soundtrack sebuah sinetron....
Coba kita bandingkan sama soundtrack sinetron 90an...
Dulu itu biasanya soundtrack sebuah sinetron bakal sama kayak judul sinetronnya...
contoh:
"Noktah merah perkawinan men... kan mahligai kita..."
"Janjiku kepadamu tak kan pernah ......"
"Takdir memang kejam tak ...... ...."
"Pernikahan dini bukan cintanya yang terlarang..."
Bahkan ada sinetron yang soundtrack opening sama endingnya beda keren tuh sinetron yang kayak gitu. Lebih tailormade buat sinetron itu. Walaupun ada juga sih yang make lagu artis terkenal kayak Bahasa Kalbu dulu jadi soundtracknya sinetron Desy Ratnasari, Primus Yustisio sama Atalarik Syach. Atau Rembulannya KD yang buat soundtrack sinetronnya dia sendiri. lagi Kalau pada inget, soundtrack2 itu kebanyakan diciptain sama Chossy Pratama... Jadi kalo diliat fenomenanya, dulu tuh soundtrack yang mencocokkan dengan sinetron.
Nah kalau sinetron jaman sekarang hampir semuanya pake lagu band baru.
Contoh:
Cucu Menantu - ST 12 "Cari Pacar Lagi"
Melati Untuk Marvel - ST 12 "P.U.S.P.A."
Sekar - D'Masiv "Merindukanmu"
Yasmin - D'Masiv "Di Antara Kalian"
dan dulu Letto juga banyak banget yang lagunya dijadiin soundtrack sinetron. Belum ditambah lagi sama soundtrack FTV yang bisa make semua lagu baru yang lagi hits. Nah kalau sekarang fenomenanya kebalik, sinetron yang mencocokkan dengan lagu yang sudah ada. Mungkin simbiosis mutualisme juga kali ya, kenyataannya lagu yang jadi soundtrack sinetron stripping pasti jadi hits di pasaran. Ya iyalah secara didengerin terus tiap hari, pilihannya antara bosen atau malah semakin suka.. Kebanyakan sih lebih ke kemungkinan yang kedua...
So what will be the future for soundtrack sinetron?? we'll just have to wait and see....
Hampir semuanya menjadikan lagu-lagu band sebagai soundtrack sebuah sinetron....
Coba kita bandingkan sama soundtrack sinetron 90an...
Dulu itu biasanya soundtrack sebuah sinetron bakal sama kayak judul sinetronnya...
contoh:
"Noktah merah perkawinan men... kan mahligai kita..."
"Janjiku kepadamu tak kan pernah ......"
"Takdir memang kejam tak ...... ...."
"Pernikahan dini bukan cintanya yang terlarang..."
Bahkan ada sinetron yang soundtrack opening sama endingnya beda keren tuh sinetron yang kayak gitu. Lebih tailormade buat sinetron itu. Walaupun ada juga sih yang make lagu artis terkenal kayak Bahasa Kalbu dulu jadi soundtracknya sinetron Desy Ratnasari, Primus Yustisio sama Atalarik Syach. Atau Rembulannya KD yang buat soundtrack sinetronnya dia sendiri. lagi Kalau pada inget, soundtrack2 itu kebanyakan diciptain sama Chossy Pratama... Jadi kalo diliat fenomenanya, dulu tuh soundtrack yang mencocokkan dengan sinetron.
Nah kalau sinetron jaman sekarang hampir semuanya pake lagu band baru.
Contoh:
Cucu Menantu - ST 12 "Cari Pacar Lagi"
Melati Untuk Marvel - ST 12 "P.U.S.P.A."
Sekar - D'Masiv "Merindukanmu"
Yasmin - D'Masiv "Di Antara Kalian"
dan dulu Letto juga banyak banget yang lagunya dijadiin soundtrack sinetron. Belum ditambah lagi sama soundtrack FTV yang bisa make semua lagu baru yang lagi hits. Nah kalau sekarang fenomenanya kebalik, sinetron yang mencocokkan dengan lagu yang sudah ada. Mungkin simbiosis mutualisme juga kali ya, kenyataannya lagu yang jadi soundtrack sinetron stripping pasti jadi hits di pasaran. Ya iyalah secara didengerin terus tiap hari, pilihannya antara bosen atau malah semakin suka.. Kebanyakan sih lebih ke kemungkinan yang kedua...
So what will be the future for soundtrack sinetron?? we'll just have to wait and see....
Wednesday, January 21, 2009
Penyanyi Cilik era 90an...
Kemaren baru nonton Maju Terus Pantang Mundur, games gitu di Trans TV. Nah episodenya tentang penyanyi cilik gitu, ada Joshua, Tina Toon, Cikitha Meidy, Saskia, Geofanny....
Jadi inget masa kecil nih....
Inget nggak kalo dulu tuh setiap pagi sama sore isinya acara musik anak, ada Ci... Luk... Baa..., atau Tralala Trilili dan acara musik lainnya. Hal ini jadi bikin banyak banget penyanyi cilik...
Mulai dari zamannya
Enno Lerian "dudidudidamdam dudidudidam..."
Bondan Prakoso "si lumba-lumba..."
Trio Kwek-Kwek "bus sekolah yang kutunggu-kutunggu" trus ada
Joshua Suherman "cicit cicit cuit... cit.. cit.. cuit.. burung bernyanyi.." atau "diobok obok airnya diobok obok.." nggak ketinggalan juga ada
Tina Toon "Papa... bolo bolo, Mama... bolo bolo" (ada yang tau artinya bolo???)
Cindy Cenora "aku.. cinta... rupiah"
Geofanny & Saskia "bang bing bung yuk kita nabung..."
Cikitha Meidy " kukuku.... kuku... kuku....."
Maissy "ci... luk... ba..."
Tasya "Libur Tlah Tiba..."
Sherina "andai... aku tlah dewasa...."
Ciccio "Kebelet pipis... kebelet pipis... papa"
Agnes Monica dulu lagunya apa ya???
Banyak juga ya ternyata.... dan mostly diciptain sama Papa T. Bob
Tapi sayangnya sekarang sudah jarang nih ada penyanyi cilik. Jadi sudah dikit deh supply lagu yang sesuai buat usian mereka. Sepupu gw sekarang dengerinnya Radja, Ungu, Peterpan, Project Pop. Bahkan pernah ketemu sama anak yang hafal semua lagu inbox, padahal sebagian besar lagu itu tentang cinta cintaan. Nggak ada lagi tuh lagu-lagu yang agak "bego" dan lucu. Walaupun sekarang banyak ajang pencari bakat penyanyi cilik kayak "AFI Junior" atau "Idola Cilik", masih belum bisa berkata banyak. Bahkan para peserta acara tersebut masih menyanyikan lagu-lagu anak band tersebut walaupun liriknya sedikit diganti.....
Mungkin para orang tua juga dilema kali ya, takutnya dibilang mengeksploitasi anak kalo jadi penyanyi cilik... Serba salah deh jadinya... Nanti zaman gue punya anak industri musik anak-anak dalam negeri kayak gimana ya??halah kayak nggak masih lama aja ^_^
Bakal ada penyanyi cilik dalam waktu dekat ini nggak ya??
Jadi inget masa kecil nih....
Inget nggak kalo dulu tuh setiap pagi sama sore isinya acara musik anak, ada Ci... Luk... Baa..., atau Tralala Trilili dan acara musik lainnya. Hal ini jadi bikin banyak banget penyanyi cilik...
Mulai dari zamannya
Enno Lerian "dudidudidamdam dudidudidam..."
Bondan Prakoso "si lumba-lumba..."
Trio Kwek-Kwek "bus sekolah yang kutunggu-kutunggu" trus ada
Joshua Suherman "cicit cicit cuit... cit.. cit.. cuit.. burung bernyanyi.." atau "diobok obok airnya diobok obok.." nggak ketinggalan juga ada
Tina Toon "Papa... bolo bolo, Mama... bolo bolo" (ada yang tau artinya bolo???)
Cindy Cenora "aku.. cinta... rupiah"
Geofanny & Saskia "bang bing bung yuk kita nabung..."
Cikitha Meidy " kukuku.... kuku... kuku....."
Maissy "ci... luk... ba..."
Tasya "Libur Tlah Tiba..."
Sherina "andai... aku tlah dewasa...."
Ciccio "Kebelet pipis... kebelet pipis... papa"
Agnes Monica dulu lagunya apa ya???
Banyak juga ya ternyata.... dan mostly diciptain sama Papa T. Bob
Tapi sayangnya sekarang sudah jarang nih ada penyanyi cilik. Jadi sudah dikit deh supply lagu yang sesuai buat usian mereka. Sepupu gw sekarang dengerinnya Radja, Ungu, Peterpan, Project Pop. Bahkan pernah ketemu sama anak yang hafal semua lagu inbox, padahal sebagian besar lagu itu tentang cinta cintaan. Nggak ada lagi tuh lagu-lagu yang agak "bego" dan lucu. Walaupun sekarang banyak ajang pencari bakat penyanyi cilik kayak "AFI Junior" atau "Idola Cilik", masih belum bisa berkata banyak. Bahkan para peserta acara tersebut masih menyanyikan lagu-lagu anak band tersebut walaupun liriknya sedikit diganti.....
Mungkin para orang tua juga dilema kali ya, takutnya dibilang mengeksploitasi anak kalo jadi penyanyi cilik... Serba salah deh jadinya... Nanti zaman gue punya anak industri musik anak-anak dalam negeri kayak gimana ya??halah kayak nggak masih lama aja ^_^
Bakal ada penyanyi cilik dalam waktu dekat ini nggak ya??
Subscribe to:
Posts (Atom)